Mengenal Penyakit Mata Beserta Pencegahannya

February 17, 2019

Mata adalah salah satu panca indera manusia yang sangat penting. Apabila mengalami kerusakan atau kebutaaan, seseorang tidak akan dapat menikmati dan merasakan keindahan alam semesta. Walau sudah mengetahui betapa pentingnya organ mata, tidak sedikit juga orang yang melupakan betapa pentingnya perawatan mata. Bila kita amati, organ mata sebenarnya sama seperti bagian tubuh lain yang sering terkena gangguan. Berbagai macam gangguan tersebut dapat berasal daari udara yang kotor (polusi), radiasi sinar matahari, radiasi karena layar komputer serta masih banyak lagi yang lain. Fakta yang ada, sekarang ini jumlah penderita pada penyakit mata terus mengalami peningkataan. Peningkatan tersebut terjadi paling besar di rentan usia 65 ke atas.

Secara umum, gangguan atau penyakit mata yang sering terjadi berupa penurunan fungsi penglihatan. Selain itu, ada juga yang menyebut gangguan tersebut menyebabkan mata merah. Beberapa penyakit mata yang cukup sering diderita masyarakat di seluruh dunia adalah katarak, glukoma dan infeksi. Dengan mengetahui angka peningkatan penderita penyaki mata yang terus meningkat, tidak mengherankan apabila terjadi peningkatan produk kesehatan, makanan obat, suplemen makanan, obat herbal untuk mata. Berbagai macam produk tersebut dapat berbentuk suplemen, makanan obat, maupun obat herbal. Selain kaya akan vitamin A, C dan E yang baik untuk mata, ada juga senyawa lain yang berperan pada kesehatan mata, yaitu Lutein, Zeaxanthin, dan Astaxanthin.

www.pexels.com

Perawatan Agar Terhaindar dari Penyakit Mata

Dengan mengetahui betapa pentingnya organ mata, tentu setiap orang harus menjaga kedua matanya dengan baik. Selain dengan mengonsumsi berbagai makanan atau suplemen yang baik untuk mata, masih banyak juga cara untuk merawat mata. Beberapa tips perawatan kesehatan yang bisa dilakukan agar terhindar dari penyakit mata di antaranya seperti:

  1. Melakukan pemeriksaan mata setiap 12 bulan sekali. Apabila anda mengalami gangguan pada penglihatan, segera lakukan pemeriksaan. Perlu diingat, masalah penglihatan tidak bisa ditangani seiring semakin parahnya kondisi mata. Hindari juga untuk menggunakan lensa kontak atau kacamata yang tidak cocok. Menggunakan kedua alat bantu tersebut dengan kondisi yang tidak cocok, dapat menyebabkan sakit kepala.
  2. Menggunakan kacamata anti-uv. Sinar ultra violet adalah salah satu hal yang dapat membuat kerusakan serius pada mata. Cobalah untuk menggunakan kacamata yang dapat memantulkan paling tidak 98 persen radiasi uv untuk mencegah kerusakan pada mata.
  3. Rutin mengonsumsi berbagai bahan makanan yang memiliki nutrisi untuk mata. Vitamin dan kelompok antioksidan telah terbukti dapat mencegah terjadinya degenerasi makular dan pertumbuhan katarak. Selain dapat dapat menyehatkan mata, mengonsumsi berbagai macam nutrisi juga dapat menyehatkan kondisi tubuh anda.
  4. Penggunaan cahaya yang cukup. Perlu diingat, berkerja pada lingkungan atau tempat yang memiliki pencahayaan minim dapat membuat organ mata lelah. Arah cahaya yang paling sewaktu anda bekerja di komputer yaitu dari samping. Selain itu, kurangi cahaya terang monitor.
  5. Ingat waktu istirahat untuk mata. Untuk bisa mengurangi risiko terkena penyakit mata, alangkah lebih baiknya untuk mengistirahatkan mata apabila mata sudah seharian di layar komputer. Ketika sedang bekerja di layar komputer, cobalah untuk sesekali berpaling dari layar monitor dan berfokus pada sebuah objek yang jauh. Coba lakukan tindakan ini selama beberapa menit setiap 30 menit.
  6. Gunakan lensa kontak terbaik dan rawatlah dengan baik juga. Sekarang ini, banyak sekali lensa kontak yang berada di pasaran. Oleh sebab itu, cobalah untuk tidak sembarangan menggunakan dan mengganti lensa kontak dengan cepat. Apabila anda adalah seseorang yang menggunakan lensa kontak, perhatikan kebersihannya. Setiap kali akan menggunakan dan melepaskan kontak lensa, biasakan untuk membilasnya terlebih dahulu. Ketika anda akan tidur, ganti cairan kontak lensa tersebut di tempatnya.

www.pexels.com

Penyakit Mata yang Paling Umum Terjadi di Indonesia

Walau tingkat kasus kebutaan di umur produktif terbilang tidak begitu tinggi, tapi memperhatikan kesehatan mata adalah salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Selain mengurangi terjadinya penyakit mata yang serius menjaga kondisi mata di umur produktif juga penting dilakukan untuk masa tua anda. Perlu diketahui, bentuk dan kondisi mata seseorang pada umumnya berbeda-bedal; ada yang hooded eyes dan ada yang lebar. Dengan beragam bentuk mata tersebut, setiap orang tentu memiliki cara dan tips yang berbeda dalam metode keperawatannya. Berbagai informasi mengenai cara perawatan sesuai dengan bentuk dan jenis mata dapat anda ketahui melalui informasi di artikel atau mengonsultasikannya dengan dokter mata. Masuk ke dalam bahasan penyakit mata yang sering terjadi di Indonesia, adapun daftar penyakit tersebut meliputi:

  1. Perlu diingat, katarak adalah salah satu penyebab kebutaan terbanyak yang ada di Indonesia. Tingginya penderita katarak ini disebabkan karena ketidaktahuan si penderita yang telah mengalami katarak. Penyakit mata katarak akan menyebabkan mata penderita menjadi berawan, sehingga penglihatannya akan kabur.
  2. Penyakit mata yang menyumbang kebutaan di Indonesia adalah glaukoma. Pada penyakit ini terjadi pengikisan yang merusak saraf optik pada mata. Glaukoma dapat dicegah dengan metode deteksi dini. Selain itu, apabila anda mengalami gejala penyakit ini, segera kunjungi dokter mata terdekat agar dilakukan penanganan yang tepat.
  3. Masalah refraksi. Pada penyakit ini, terjadi gangguan penglihatan yang menyebabkan cahaya masuk tidak terpusat ke retina. Kelainan ini dapat meliputi rabun dekat, rabun jauh, mata silinder, dan mata tua. Gejala umum yang tampak pada penderita ini yaitu terjadi ketidakmampuan dalam melihat benda dengan jelas. Selain itu, terjadi juga pandangan kabur dan berbayang hingga kepala pusing.
  4. Mata merah. Penyakit mata yang cukup sering terjadi di Indonesia adalah mata merah. Kondisi ini dapat terjadi akibat paparan asap polusi, alergi, paparan zat kimia, hingga karena infeksi. Mata merah dapat menyebabkan mata menjadi berwarna merah, terasa nyeri, mata gatal, mata berair, hingga pembengkakan. Apabila anda mengalami gejala ini, segera obati dengan menggunakan obat tetes mata.

www.pexels.com

Mata menjadi suatu organ penting yang tidak bisa dibiarkan ketika penderitanya mengalami gangguan, walaupun gangguan itu adalah gangguan kecil. Melakukan perawatan setahun sekali adalah salah satu bentuk kontrol bagaimana kondisi mata anda. Apabila ditemukan gejala dan gangguan, segera konsultasikan gangguan anda tersebut kepada dokter mata. Jangan pernah menganggap remeh gejala ringan yang terjadi pada mata. Selain karena kita tidak tahu apakah gejala tersebut adalah gejala yang benar-benar ringan, atau adalah gejala awal dari penyakit mata yang lebih parah. Jaga kebersihan mata anda. Jangan mengucek mata dengan kasar, terlebih ketika kondisi tangan anda kotor. Kondisi tangan yang kotor dan anda mengucek mata dapat menyebabkan kuman atau bakteri masuk ke dalam organ mata. Perhatikan juga kebersihan ketika anda adalah seseorang pengguna kontak lensa.